
Dalam Injil hari ini Yesus menjelaskan tentang anggur baru dan kantong kulit. Anggur yang masih baru akan mengembang. Kalau dipaksa masuk ke kantong lama yang sudah kaku, kantong itu akan pecah. Karena itu orang menaruh anggur baru di kantong yang baru.
Ia juga bicara tentang menambal baju. Kain baru akan menyusut saat dicuci. Kalau dipaksa menambal baju lama, jahitan itu justru membuat sobek lebih besar.
Dari dua contoh itu Yesus mau menunjukkan kehadiran-Nya membawa cara hidup yang baru. Iman kepada-Nya bukan hanya menambah aturan, tetapi mengubah cara kita hidup.
Karena itu kita diajak menyesuaikan diri. Membuka hati untuk cara Tuhan yang baru: mau mengampuni, mau peduli, mau jujur.
Kalau kita tetap memaksa hidup baru masuk ke dalam cara lama, maka hidup itu tidak akan bertahan dan tidak akan berjalan dengan baik.
Marilah Berdoa:
“Ya Tuhan, ubalah hidupku menjadi yang baru”
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.