
Injil hari ini mengisahkan tentang para murid yang diombang-ambing badai besar. Mereka takut dan membangunkan Yesus. Padahal Yesus ada satu perahu dengan mereka.
Setelah menenangkan danau, Yesus menegur: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?”
Hal ini mengingatkan kita: hidup pasti punya “badai”. Masalah, cemas, kehilangan, itu bagian dari peziarahan iman. Badai tidak berarti Tuhan meninggalkan kita.
Seringkali kita panik duluan seperti para murid. Kita lupa bahwa sebagai pengikut Kristus, Yesus ada bersama kita. Iman berarti berani berseru kepada-Nya sebelum tenggelam dalam ketakutan.
Yesus tidak selalu langsung hilangkan badai. Tapi Dia memberi ketenangan di hati. Karena perahu yang bersama-Nya dalam doa-doa, tidak akan tenggelam.
Mari kita belajar percaya lebih cepat daripada panik. Bawalah keluh-kesah, suka-duka pada Yesus lewat doa-doa kita.
Marilah Berdoa:
“Ya Tuhan, hardiklah badai kecemasan dan ketakutan dalam hidupku”
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.