
Dalam Injil, Tuhan Yesus berbicara tentang pentingnya iman yang kecil. Dia mengatakan bahwa jika kita memiliki iman sebesar biji sesawi, kita dapat memindahkan gunung. Banyak dari kita yang merasa bahwa iman kita terlalu kecil, terlalu lemah, dan tidak cukup untuk menghadapi tantangan hidup. Namun, Tuhan Yesus ingin kita tahu bahwa iman yang kecil bukanlah penghalang untuk melakukan hal-hal besar.
Seorang ibu yang berdoa untuk kesembuhan anaknya, seorang suami yang berdoa untuk kekuatan istrinya, atau seorang anak yang berdoa untuk kebijaksanaan orang tuanya, mereka semua memiliki iman yang kecil. Mereka tidak tahu bagaimana Tuhan akan menjawab doa mereka, tetapi mereka percaya bahwa Tuhan akan melakukan sesuatu yang baik.
Kita juga yang dengan memiliki iman kecil dapat memaafkan orang lain yang telah menyakiti kita, karena kita percaya bahwa Tuhan telah mengampuni dosa-dosa kita yang lebih besar. Memaafkan orang lain adalah salah satu cara untuk mengaktifkan iman yang kecil itu. Ketika kita memaafkan, kita melepaskan beban yang berat dan membiarkan Tuhan bekerja dalam hidup orang lain.
Pesan bagi kita hari ini: Jangan meremehkan iman yang kecil, karena dengan iman yang kecil, kita dapat melakukan hal-hal besar dan mengalami kekuatan Tuhan dalam hidup kita.
Marilah berdoa:
“Ya Tuhan, semoga dengan iman akan Dikau, mampukanku untuk mengampuni dan melakukan hal besar yang bermanfaat bagi banyak orang”