Tuhan Yesus mengkritik orang-orang Farisi yang pandai memprediksi cuaca, tapi tidak dapat melihat tanda-tanda kebenaran dan kasih Tuhan. Mereka dapat melihat awan hitam dan tahu akan hujan, tapi tidak dapat …
renungan harian
-
-
Tuhan Yesus berkata, “Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pertentangan”. Ini bukan berarti Tuhan Yesus ingin menciptakan konflik, tapi karena kebenaran dan kasih-Nya sering kali bertentangan dengan nilai-nilai duniawi. …
-
Hari ini kita disadari tentang tanggung jawab besar yang kita emban sebagai pengikut Kristus. Tuhan Yesus mengingatkan kita bahwa “barang siapa diberi banyak, banyak pula yang dituntut dari padanya”. Ini …
-
Tuhan Yesus mengajar kita untuk selalu siap menanti kedatangan-Nya. Seperti seorang hamba yang menunggu tuannya pulang, kita juga harus selalu siap dengan hati yang bersih dan melakukan kehendak Tuhan. Kita …
-
Seorang pria kaya memiliki gudang-gudang penuh hasil panen. Ia berpikir untuk membangun gudang yang lebih besar untuk menyimpan semua hartanya. Namun, Tuhan Yesus mengingatkannya bahwa hidup tidak diukur dari banyaknya …
-
Santo Lukas, penulis Injil, menunjukkan kepada kita bagaimana Tuhan Yesus mengutus para murid-Nya untuk menuai hasil kerja keras-Nya. Tuhan Yesus berkata, “Tuaiannya memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya.” Ini berarti ada …
-
Santo Ignasius dari Antiokia, seorang uskup yang penuh kasih dan keberanian, rela mengorbankan hidupnya demi iman kepada Tuhan Yesus. Ia mengajarkan kita untuk memiliki hati yang murni dan tidak terikat …
-
Tuhan Yesus mengkritik orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang membangun makam para nabi yang telah dibunuh oleh nenek moyang mereka. Mereka terlihat menghormati para nabi, tapi sebenarnya mereka memiliki hati …
-
Ketika kita memperhatikan kebutuhan orang lain, Tuhan Yesus melihatnya sebagai keadilan sejati. Ia tidak hanya melihat perbuatan kita, tapi juga hati kita. Tuhan Yesus mengkritik orang-orang Farisi yang rajin beribadah, …
-
Kita sering kali terlalu fokus pada penampilan luar, seperti bagaimana orang lain melihat kita, bagaimana kita berpakaian, dan bagaimana kita berbicara. Namun, Tuhan Yesus mengingatkan kita bahwa yang lebih penting …
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.