Home » PERGI DAN BERI DAMAI

PERGI DAN BERI DAMAI

by Paroki St, Yoseph Buli
0 comments
Renungan, Kamis 11 Juni 2026. Hari Biasa X. PW S Barnabas, Rasul. Kis 11:21b-26.13:1-3; Matius 10:7-13.

Seorang utusan raja tidak sibuk mengurus dirinya. Ia fokus pada pesan yang harus disampaikan. Jika diterima, ia bersyukur. Jika ditolak, ia tetap pulang dengan tenang karena tugasnya sudah selesai. Seperti itu kita diutus Tuhan.

Yesus berkata kepada murid-Nya, “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.” 
Kerajaan Sorga hadir ketika kabar baik tentang kasih Allah disampaikan lewat hidup kita. Mengasihi sesama, menolong yang lemah, menghibur yang susah, dan mendoakan yang sakit adalah cara Kerajaan itu dinyatakan. Semua kita terima dari Tuhan dengan cuma-cuma, maka kita pun memberi dengan cuma-cuma. 

Yesus juga berpesan agar tidak menggantungkan diri pada bekal, melainkan percaya pada pemeliharaan Bapa. Saat memberi salam damai ke sebuah rumah, jika mereka layak menerimanya, biarlah damai itu tinggal. Jika tidak, damai itu kembali kepada kita. 

Jadi pelayanan adalah soal taat pergi dan tulus memberi. Hasilnya kita serahkan kepada Tuhan.

Jalani hari ini sebagai utusan yang membawa damai. Ke mana pun kamu masuk, bawalah niat yang baik. Sampaikan kebaikan yang bisa kamu beri tanpa mengharap balasan. Jika diterima, syukuri. Jika ditolak, tetaplah tenang. 

Tuhan tidak meminta kita harus berhasil. Tuhan meminta kita tetap setia.

Marilah Berdoa:

“Ya Tuhan, semoga damai-Mu senantiasa menyertai kehidupanku”

You may also like

Leave a Comment

lapkv
botakqq
mataqq
bcaqq
situs parlay
bbm88
situs indobet365 indobet365