
Dalam Injil hari ini Yesus bertanya, “Bagaimana Mesias bisa disebut anak Daud, padahal Daud sendiri menyebut-Nya ‘Tuanku’?”
Yesus hendak meluruskan pemahaman orang-orang pada waktu itu. Mereka berharap Mesias hanya seorang raja keturunan Daud yang akan membebaskan bangsa dari penjajahan. Tetapi Yesus menegaskan bahwa diri-Nya lebih dari itu. Ia bukan sekadar raja duniawi. Ia adalah Tuhan.
Sering kali kita pun melakukan hal yang sama. Kita membatasi Yesus sesuai keinginan kita. Kita hanya datang kepada-Nya saat butuh pertolongan, saat minta berkat, atau saat ada masalah. Kita menjadikan Dia kecil di dalam pikiran kita.
Melalui Injil ini, Yesus mengajak kita untuk mengenal-Nya dengan benar. Dia adalah Tuhan atas seluruh hidup kita, bukan hanya Penolong di saat sulit.
Maka pertanyaan bagi kita hari ini: Sudahkah kita menempatkan Yesus sebagai Tuhan dalam hidup kita? Dalam pekerjaan, keluarga, dan keputusan-keputusan kita?
Marilah Berdoa:
Tuhan Yesus, kasihanilah aku orang berdosa ini!
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.