
Hari ini, kita diingatkan akan kisah perempuan yang tertangkap basah berzinah. Orang-orang Farisi ingin melempari dia dengan batu, tapi Yesus menantang mereka, “Barangsiapa di antara kamu yang tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melempar batu kepadanya.” Satu per satu, mereka pergi, meninggalkan perempuan itu sendirian dengan Yesus.
Kita sering seperti orang-orang Farisi, mudah menghakimi dan melempari kesalahan orang lain. Tapi Yesus mengingatkan kita bahwa kita semua pernah jatuh dan membutuhkan kasih Allah. Kasih Allah bukan hanya membebaskan kita dari dosa, tapi juga member kita keberanian untuk mengampuni dan menerima orang lain.
Mari kita hidup dalam kasih yang membebaskan, bukan menghakimi, dan menjadi saluran kasih Allah bagi orang lain.
Marilah Berdoa:
“Ya Allah ampunilah aku orang berdosa ini. Mampukan aku untuk dapat pula tidak menghakimi sesama”
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.