
Dalam Injil Matius, Yesus menceritakan parabel tentang dua orang anak yang diperintahkan oleh ayah mereka untuk bekerja di kebun anggur. Anak yang pertama menolak, tapi kemudian berubah pikiran dan pergi, sedangkan anak yang kedua berjanji untuk pergi, tapi tidak melakukannya. Yesus menggunakan parabel ini untuk mengkritik orang-orang Farisi yang berjanji untuk taat kepada Allah, tapi tidak melakukannya.
Kita sering kali seperti anak yang kedua. Kita berjanji untuk taat kepada Allah, tapi tidak melakukannya. Kita berjanji untuk membaca Alkitab, tapi tidak melakukannya. Kita berjanji untuk berdoa, tapi tidak melakukannya. Tapi Allah ingin kita menjadi seperti anak yang pertama, yang berubah pikiran dan melakukan kehendak-Nya.
Pesan bagi kita: Mari kita meminta Allah untuk memberikan kita ketaatan yang sejati, sehingga kita dapat melakukan kehendak-Nya dan menjadi saksi-Nya di dunia ini.
Marilah Berdoa:
“Ya Tuhan, berilah aku Roh Kudus yang membantuku untuk taat pada kehendak-Mu”
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.