
Ketika seorang perwira Romawi datang kepada Yesus dan meminta kesembuhan untuk hambanya, Yesus sangat terkesan dengan iman perwira itu. Perwira itu tidak meminta Yesus datang ke rumahnya, tapi hanya meminta Yesus untuk mengatakan sepatah kata saja, dan hambanya akan sembuh. Yesus mengatakan bahwa iman seperti itu belum pernah Dia temukan di Israel.
Kita seringkali meminta Tuhan untuk melakukan hal-hal besar, tapi kita tidak memiliki iman yang cukup. Kita ragu-ragu dan tidak percaya bahwa Tuhan dapat melakukan apa yang kita minta. Perwira Romawi itu menunjukkan kepada kita bahwa iman yang kecil dapat melakukan hal-hal yang besar.
Pada hari ini, kita memperingati Beato Dionisius dan Redemptus, dua biarawan Karmel yang menjadi martir di Aceh. Mereka menunjukkan iman yang kuat dan kesetiaan kepada Tuhan, bahkan di tengah-tengah kesulitan dan kematian. Mereka adalah contoh bagi kita semua tentang pentingnya mempertahankan iman dan kesetiaan kepada Tuhan.
Pesan bagi kita: Mari kita kuatkan iman kita dan percaya bahwa Tuhan dapat melakukan apa saja, sehingga kita dapat mengalami kuasa dan kasih-Nya dalam hidup kita, seperti Beato Dionisius dan Redemptus.
Marila Berdoa:
“Ya Tuhan, dengan imanku akan Dikau yang kecil ini, semoga mampu menghasilkan buah-buah roh dalam kehidupanku”
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.