
Tuhan Yesus mengkritik orang-orang Farisi yang pandai memprediksi cuaca, tapi tidak dapat melihat tanda-tanda kebenaran dan kasih Tuhan. Mereka dapat melihat awan hitam dan tahu akan hujan, tapi tidak dapat melihat kebutuhan orang-orang di sekitar mereka.
Kita juga sering kali seperti itu. Kita dapat memantau berita di TV tentang cuaca, ekonomi, dan politik, tapi lupa untuk memperhatikan kebutuhan orang-orang di sekitar kita. Kita mungkin tahu tentang krisis lingkungan melalui media sosial, tapi tidak melakukan apa-apa untuk menguranginya.
Tuhan Yesus mengajak kita untuk lebih peka terhadap tanda-tanda zaman, untuk melihat kebutuhan orang-orang di sekitar kita dan melakukan sesuatu untuk membantu. Dengan demikian, kita dapat menjadi garam dan terang bagi dunia ini.
Pesan bagi kita hari ini: Mari kita berusaha untuk lebih peka terhadap kebutuhan orang-orang di sekitar kita dan melakukan sesuatu untuk membantu, sehingga kita dapat menjadi garam dan terang bagi dunia.
Marilah berdoa:
“Ya Tuhan, semoga aku senantiasa digerakan hati untuk peka terhadap kebutuhan orang lain”
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.