
Dalam Injil hari ini, Yesus memberi gambaran tentang dua rumah. Satu dibangun di atas batu, satu di atas pasir. waktu badai datang, tentu hanya rumah di atas batu yang tetap berdiri.
Yesus mau mengingatkan kita: jadi murid-Nya bukan cuma soal rajin berdoa atau rajin menyebut nama-Nya “Tuhan, Tuhan”. Yang bikin iman kita kuat itu ialah ketaatan. Dengar Sabda-Nya, lalu laksanakan dalam hidup. Itulah fondasi iman yang tidak goyah.
Kita semua pasti kena hujan. Ada masa doa kita terasa kosong, rencana tidak tercapai. Di saat demikian kita akan menyadari, selama ini hidup kita dibangun di atas dasar yang nana. Kalau di atas Sabda dan janji Tuhan, kita mungkin goyah tapi tidak roboh. Kalau di atas perasaan atau kebiasaan, tetntu iman itu gampang ambruk.
Mari kita minta rahmat Tuhan supaya kita jadi pendengar yang sekaligus pelaku. Supaya kapan pun badai datang, hidup kita tetap berdiri karena Tuhan yang menopang.
Marilah Berdoa:
“Ya Allah, semoga aku tidak hanya sekedar mendengar perintah-Mu, tetapi setia melaksanakannya.
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.