Renungan Harian. Api Injil 🔥
Hari Selasa. Pekan Biasa XXVIII
Galatia. 4:31b-5:6
Lukas. 11:37-41
Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, di zaman modern ini, orang sering mengatakan berapa pentingnya sebuah kemasan. Ada begitu banyak produk maupun tayangan yang ditampilkan dengan kemasan dan pengajian yang sangat menarik. Sedangkan isi? Seringkali tidak sesuai dengan harapan.
Demikian pula dengan penampilan manusia. Di jaman serba canggih dan modern ini, ada banyak aplikasi untuk memanipulasi foto sehingga wajah terlihat lebih menarik di foto. Di sisi lain ada fashion maupun make up jadi tumpuan untuk membuat penampilan lebih menarik agar disukai banyak orang. Jadi yang repotnya bahwa banyak orang cenderung lebih percaya pada penampilan, bahwa orang yang berpenampilan baik dan menarik adalah orang baik sedangkan yang tidak menarik itu dengan sendirinya tidak baik. Padahal, ada orang yang berusaha untuk mengelabui orang lain dengan penampilannya.
Saudara-saudariku yang terkasih, kepalsuan dan penipuan penampilan inilah yang dikecam oleh Yesus terkait dengan hidup orang Farisi. Ia menyoroti kemunafikan mereka dalam menegakkan peraturan yang sebetulnya cuma kemasan.
Dan mereka menegakkan aturan hanya untuk menghakimi orang lain. Seolah-olah ada dua kelompok: satu kelompok yang benar (saya yang taat aturan) dan satu lagi kelompok tidak benar (mereka yang tidak patuh pada aturan).
Saudara-saudariku yang terkasih, situasi yang sama juga disoroti oleh St. Paulus. Ia mengingatkan bahwa ukuran utama adalah Allah, bukan pada hukum atau kelompok tertentu yang mengatasnamakan Allah. Tolok ukurnya jelas, hukum Allah selalu tulus dan membebaskan, tidak menipu, memanipulasi, apalagi membelenggu dan menghakimi. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
Doa: Ya Tuhan, semoga aku tidak menjadi orang yang hanya mementingkan pencitraan, tetapi mampukanlah aku senantiasa tulus dalam relasi dengan sesama. Amin.

Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.