Renungan harian. Api Injil🔥
Senin Pekan Biasa XVIII
Yeremia 28:1-17.
Matius. 14:13-21.
Saudara-saudariku yang terkasih, Ada sebuah ungkapan sederhana: “Jangan hanya percaya pada apa yang ingin kita dengar, tetapi pada apa yang perlu kita dengar.” Bacaan hari ini mengajak kita untuk merenungkan hal itu.
Nabi Hananya menyampaikan pesan yang menyenangkan, sedangkan Yeremia menyampaikan kebenaran yang berasal dari Tuhan meskipun terasa berat. Sementara itu, dalam Injil, para murid melihat kekurangan, tetapi Yesus melihat kemungkinan. Dengan lima roti dan dua ikan, Yesus memberi makan ribuan orang.
Sering kali kita seperti para murid: lebih fokus pada apa yang tidak kita miliki daripada pada apa yang sudah Tuhan berikan. Kita merasa kemampuan kita kecil, waktu kita terbatas, dan masalah kita terlalu besar. Namun Yesus mengajarkan bahwa ketika yang sedikit kita miliki diserahkan kepada-Nya, Tuhan dapat mengubahnya menjadi berkat yang melimpah.
Hari ini, marilah kita berani menerima kebenaran Tuhan dan mempersembahkan segala yang kita miliki kepada-Nya. Sebab Tuhan tidak melihat seberapa banyak yang kita punya, tetapi seberapa besar iman kita kepada-Nya.
“Iman yang tulus dapat mengubah keterbatasan menjadi kelimpahan”
Doa: Ya Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk selalu percaya kepada penyelenggaraan-Mu. Ketika kami merasa lemah dan terbatas, bantulah kami untuk menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Semoga kami berani hidup dalam kebenaran dan menjadi saluran berkat bagi sesama. Amin.

Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.