Renungan, Jumat 27 Maret 2026. Hari Biasa Pekan Prapaskah V (U). Yer 20:10-13; Mzm 18:2-3a.3bc-4.5-6.7; Yohanes 10:31-42.
Yesus berkata, “Aku dan Bapa adalah satu”. Orang-orang Yahudi tidak percaya dan ingin melempari-Nya, tapi Yesus menjelaskan bahwa Dia adalah Anak Allah yang melakukan pekerjaan Bapa. Kita juga sering merasa tidak yakin tentang siapa Yesus sebenarnya, karena kita tidak melihat-Nya secara langsung.
Kita tahu bahwa Yesus melakukan banyak mujizat dan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Dia adalah Anak Allah. Dia menyembuhkan orang sakit, memberi makan ribuan orang, dan bahkan membangkitkan orang mati. Tapi, orang-orang Yahudi tidak percaya dan malah ingin membunuh-Nya. Mereka tidak bisa menerima bahwa Yesus adalah Anak Allah, bahkan menganggap Yesus menghujat Allah.
Maka agar kita dapat mengenal Yesus lebih dalam, kita perlu mengambil waktu untuk berdoa dan membaca Alkitab. Alkitab adalah kata-kata Yesus yang tertulis, yang menunjukkan kepada kita siapa Dia sebenarnya. Ketika kita membaca Alkitab dan merasakan hati kita disentuh, itu adalah tanda bahwa Yesus ada dan berbicara kepada kita. Kita juga perlu rajin berdoa, karena doa adalah cara kita berbicara dengan Yesus dan mendengarkan suara-Nya.
Mari kita mengenal Yesus lebih dalam dengan rajin membaca Alkitab dan berdoa, sehingga kita bisa percaya bahwa Dia adalah Firman Allah yang datang untuk menyelamatkan kita.
Marilah Berdoa:”Ya Tuhan, semoga Firman-Mu dapat kuwujudnyatakan dalam keseharianku”
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.