Renungan Harian. Api Injil 🔥
Hari Senin. Pekan Biasa XXX
Efesus. 4:32-5:8
Lukas. 13:10-17
Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, kisah Injil hari ini begitu menyentuh. Seorang perempuan yang didera sakit, disembuhkan oleh Yesus. Reaksinya, ia berdiri tegak dan memuliakan Allah. Penyembuhan melahirkan pujian bagi Allah.
Di sisi lain, ada orang-orang yang mempermasalahkan penyembuhan itu karena dilakukan pada hari sabar. Yesus dipojokkan dan dituding sebagai pelanggar hukum. Tetapi tudingan itu justru menjadi kesempatan untuk menyampaikan pengajaran tentang kerahiman Allah.
Saudara-saudariku, keselamatan jiwa menjadi prioritas utama, melebihi norma hukum. Dalam Kitab Hukum Kanonik atau hukum Gereja di katakana bahwa keselamatan jiwa-jiwa dalam Gereja harus selalu menjadi hukum yang tertinggi (bdk. KHK. 1752).
St. Paulus mengingatkan kita untuk menjadi anak-anak terang dan penurut-penurut Allah yang ramah, penuh kasih mesra, saling mengampuni, dan hidup dalam kasih. Kiranya St Paulus menunjuk kepada apa yang diperjuangkan oleh Yesus: Belas kasih yang menyelamatkan.
Saudara-saudariku, hari ini kita kembali diingatkan untuk terus berkomitmen menyatakan belas kasih Allah dalam relasi dengan sesama, terutama ketika kita harus memperjuangkan kehidupan. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
Doa: Ya Yesus penyayang kehidupan, ajarilah aku untuk saling menyayangi dan berilah aku kehendak yang kuat untuk memperjuangkan kehidupan. Amin.

Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.