Renungan Harian. Api Injil 🔥
Hari Rabu. Pekan Biasa XXIX
Efesus. 3:2-12
Lukas. 12:39-48
Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, ada istilah dari Jawa yang sangat terkenal, bunyinya: “weruk sak durunge winarah” Yang artinya tahu sebelum terjadi. Kemampuan ini biasanya dimiliki oleh orang-orang yang sakti atau mereka yang berilmu tinggi.
Dalam Kitab Suci, kemampuan ini identik dengan para nabi yang membuat mereka mampu menyatakan nubuat-nubuat. Dalam situasi para nabi, kemampuan melihat masa depan dan bernubuat adalah buah dari kedekatan mereka dengan Allah dan kepekaan mereka akan apa yang dirasakan dan dikehendaki Allah. Kepekaan itu membuat para nabi di sebut “pathos” Allah (yang se perasaan dengan Allah).
Saudara-saudariku, kepekaan itu yang kiranya ditekankan oleh Yesus, dan juga St. Paulus, dalam bacaan-bacaan hari ini. Yesus mengingatkan para murid untuk senantiasa berjaga-jaga. Sikap berjaga-jaga yang dimaksudkan bukan hanya soal tidak tidur atau tidak lengah sehingga tidak kecolongan.
Melainkan, sikap berjaga-jaga ini mengandaikan kepekaan akan tanda-tanda jaman dan gerakan Roh dalam hidup kita. Kepekaan itu dapat dibangun dengan membangun sikap reflektif atas pengalaman hidup sehari-hari. Tuhan memberkati kita. Amin.
Doa: Ya Tuhan, bukalah hatiku supaya peka akan kehendak-Mu sehingga aku selalu siap sedia menyambut kedatangan-Mu. Amin.

Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.