Renungan Harian. Api Injil 🔥
Hari Rabu, Pekan Biasa XX
Yehezkiel. 34:1-11
Matius. 20:1-16a.
Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, dalam bacaan pertama, Allah menegur para gembala Israel yang hanya mementingkan diri sendiri dan tidak memperhatikan umat yang dipercayakan kepada mereka. Allah berkata bahwa Ia sendiri akan mencari domba-domba-Nya dan menggembalakan mereka.
Dalam Injil, Yesus menceritakan tentang pekerja yang datang pada waktu berbeda-beda, tetapi semuanya menerima upah yang sama. Bagi manusia, hal ini mungkin terasa tidak adil. Tetapi bagi Allah, yang utama bukan berapa lama kita bekerja, melainkan kesediaan kita menjawab panggilan-Nya.
Saudara-saudariku yang terkasih, Kadang kita berpikir, “Saya sudah lama melayani, mengapa orang lain yang baru datang mendapat perhatian yang sama?” Injil hari ini mengingatkan kita agar jangan mengukur kasih Allah dengan ukuran manusia. Allah tidak pelit dalam memberikan kasih dan kesempatan.
Karena itu, jangan iri terhadap berkat orang lain dan jangan merasa diri paling berjasa. Bersyukurlah karena kita semua dipanggil untuk bekerja di kebun anggur Tuhan. Ada yang dipanggil sejak pagi, ada yang baru sore, tetapi semuanya tetap berharga di mata-Nya.
Saudara-saudariku yang terkasih, marilah menjadi gembala yang baik: bukan mencari keuntungan bagi diri sendiri, tetapi mencari dan melayani mereka yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
Dia: Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk setia melayani, tidak iri terhadap berkat orang lain, dan selalu bersyukur karena Engkau memberi kami kesempatan untuk bekerja di kebun anggur-Mu. Amin.

Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.