
Dalam bacaan Injil hari ini, kita melihat bagaimana Yesus merasa belas kasihan terhadap orang banyak yang seperti domba tanpa gembala. Mereka lelah dan lapar, tapi Yesus tidak membiarkan mereka pergi. Dia mengajar mereka dan memberi mereka makan.
Kita juga dipanggil untuk memiliki hati yang peduli terhadap sesama kita. Kita sering kali terlalu sibuk dengan urusan kita sendiri sehingga kita tidak memperhatikan kebutuhan orang lain. Tapi Yesus menunjukkan bahwa kita harus memiliki hati yang terbuka dan peduli terhadap mereka yang membutuhkan.
Di tengah-tengah kehidupan yang serba cepat ini, kita dapat menunjukkan kepedulian kita dengan cara sederhana, seperti mendengarkan orang lain, memberikan senyuman, atau membantu mereka yang membutuhkan.
Maka jadilah orang yang memiliki hati yang peduli, karena dengan demikian kita dapat menjadi saluran kasih Kristus bagi orang lain.
Marilah berdoa:
“Ya Tuhan, gerakanlah hati-Ku agar senantiasa tergerak untuk mengulurkan tangan bagi saudara-saudariku yang berkekurangan”