
Dalam bacaan Injil hari ini, kita melihat bagaimana Herodes membunuh Yohanes Pembaptis karena keberaniannya menyuarakan kebenaran. Yohanes tidak takut kehilangan nyawa, tapi tetap setia pada panggilan Tuhan.
Santo Paulus Miki dan teman-temannya juga menunjukkan kesaksian setia mereka. Mereka berani menghadapi kematian daripada meninggalkan iman mereka. Mereka tahu bahwa iman mereka lebih berharga daripada nyawa mereka sendiri.
Kita juga dipanggil untuk menjadi saksi setia di tengah-tengah kehidupan kita. Kita tidak perlu menjadi martir seperti Santo Paulus Miki, tapi kita dapat menunjukkan kesetiaan kita pada Tuhan melalui tindakan sehari-hari. Kita dapat menjadi saksi kasih Kristus dengan hidup sederhana, jujur, dan penuh kasih.
Maka, tetaplah setia pada Tuhan dan imanmu, bahkan dalam kesulitan dan tantangan, karena kesetiaanmu akan membawa berkat bagi orang lain.
“Ya Tuhan, mampukan aku untuk menjadi saksi-Mu yang setia di dunia ini”