
Pada suatu hari, Yesus masuk ke dalam sinagoga dan melihat seorang laki-laki yang memiliki tangan yang lumpuh. Orang-orang Farisi mengawasi Yesus, apakah Ia akan menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, sehingga mereka dapat menuduh-Nya. Tapi Yesus tidak peduli dengan aturan-aturan yang ketat, Ia melihat kebutuhan orang itu dan menyembuhkannya.
Kita juga dipanggil untuk menjadi terang kebaikan di dunia ini. Kita adalah orang baik, dan banyak orang sedang menantikan untuk melihat dan merasakan kebaikan kita. Jangan pernah berhenti berbuat baik, sekali pun ada orang yang iri atau mengancam kita karena perbuatan baik kita. Teruslah berbuat baik sampai orang jahat malu dengan niat jahat mereka terhadap kita.
Mari kita menjadi gerakan kebaikan di sekitar kita, menginspirasi orang lain untuk menjadi orang baik dan terus berbuat baik, sehingga kejahatan tidak menemukan lagi tempat di hati kita dan di dunia ini.
Marilah Berdoa:
“Ya Tuhan sumber kebaikan dan kebijaksanaan. Karuniakan bagiku kebijaksanaan agar aku mampu memilah mana yang baik dan yang jahat, dan berani untuk melakukan kebaikan dalam hidupku”