Renungan Harian. Api Injil🔥
Hari Jumat, Pekan Biasa XXVII
Galatia. 3:7-14
Lukas. 11:15-26
Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, dalam bacaan pertama, Santo Paulus mengingatkan kita bahwa orang yang hidup dalam iman akan menerima berkat Allah. Iman bukan hanya soal rajin berdoa atau rajin pergi ke gereja, tetapi juga tentang bagaimana kita percaya kepada Tuhan dan melakukan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan dalam Injil, Yesus mengingatkan bahwa kerajaan yang terpecah-pecah tidak akan bertahan. Ia juga mengajarkan bahwa ketika roh jahat keluar dari seseorang, orang itu harus tetap waspada agar hidupnya tidak kembali dikuasai oleh kejahatan.
Sabda Tuhan ini mengajak kita untuk menjaga hati dan kehidupan kita. Kadang-kadang kita sudah berusaha menjadi orang baik, tetapi masih mudah marah, iri hati, membenci sesama, atau membalas kejahatan dengan kejahatan. Kita berdoa kepada Tuhan, tetapi terkadang perkataan dan tindakan kita justru melukai orang lain.
Saudara-saudari terkasih, iman harus tampak dalam sikap hidup kita. Jangan sampai mulut kita berdoa kepada Tuhan, tetapi hati kita menyimpan kebencian terhadap sesama. Jangan sampai kita meminta Tuhan membimbing hidup kita, tetapi kita sendiri menolak untuk berubah.
Karena itu, marilah kita senantiasa membuka hati bagi Tuhan. Isilah hidup kita dengan doa, kasih, pengampunan, dan perbuatan baik. Ketika godaan datang, jangan mudah menyerah. Ketika kita jatuh dalam kesalahan, jangan takut untuk bangkit dan kembali kepada Tuhan.
Saudara-saudariku, ingatlah bahwa hati yang selalu terbuka bagi Tuhan akan semakin kuat menghadapi godaan, sedangkan iman yang dipelihara melalui doa dan perbuatan baik akan menuntun kita untuk hidup dalam kasih. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
Doa: Tuhan Yesus yang baik, kuatkanlah iman kami agar selalu setia kepada-Mu. Bersihkanlah hati kami dari kebencian, iri hati, dan segala kejahatan. Bimbinglah kami agar perkataan dan perbuatan kami selalu mencerminkan kasih-Mu. Semoga kami tetap teguh dalam iman dan setia melakukan kehendak-Mu setiap hari. Amin.

Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.