
Ada seorang pria yang sudah lama menderita penyakit kusta. Dia diasingkan oleh masyarakat, tidak ada yang mau mendekatinya. Tapi, dia mendengar tentang Yesus, bahwa Dia dapat menyembuhkan penyakit apa pun. Dengan hati yang rendah, dia mendekati Yesus dan berkata, “Jika Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.”
Kita juga memiliki “penyakit” yang membuat kita merasa diasingkan dari kehidupan bersama, seperti kegagalan, dosa, egoisme, iri hati, dengki, atau kekurangan diri. Tapi, pria kusta menunjukkan bahwa kita hanya perlu datang kepada Yesus dengan hati yang rendah dan percaya bahwa Dia dapat membantu kita. Dia tidak meminta secara paksa, tapi dia menunjukkan kesediaannya untuk menerima kasih dan kuasa Yesus.
Yesus melihat kerendahan hatinya dan langsung menyembuhkannya. Mari kita juga datang kepada Yesus dengan kerendahan hati, mengakui kebutuhan kita dan percaya bahwa Dia dapat menyembuhkan dan membantu kita.
Marilah berdoa:
“Ya Tuhan, sembuhkanlah aku dari kelemahan dan dosa-dosaku, semoga aku hidup sesantiasa dalam lindungan kasih-Mu”