
Dalam Injil, Yesus menceritakan tentang seorang ayah yang memiliki dua anak, dan anak yang lebih muda meninggalkan rumahnya untuk hidup di tempat yang jauh. Namun, ketika anak itu sadar bahwa ia telah salah, ia kembali kepada ayahnya dan berkata, “Aku telah berdosa, aku tidak layak disebut anakmu lagi.” Ayahnya menerimanya dengan tangan terbuka dan mengadakan pesta besar untuk merayakan kembalinya anaknya.
Tuhan selalu menanti kita kembali kepada-Nya dengan tangan terbuka. Ia tidak pernah menolak kita, bahkan ketika kita telah salah dan meninggalkan-Nya. Kita sering merasa bahwa kita tidak layak untuk kembali kepada Tuhan karena kesalahan-kesalahan kita, tetapi Tuhan tidak melihat kesalahan kita, melainkan hati kita yang ingin kembali kepada-Nya.
Pesan yang ingin kita ambil dari Injil hari ini adalah bahwa Tuhan selalu memberikan kesempatan kedua kepada kita. Mari kita kembali kepada Tuhan dengan hati yang tulus dan mengalami kasih-Nya yang tidak pernah berakhir.
Marilah berdoa:
“Ya Tuhan, dengan kerendahan hati aku mengakui segala salah dan dosa-dosaku. Ampunilah dan perbarui diriku sesuai kehendak-Mu”
Paroki Santo Yoseph Buli adalah pusat pelayanan Katolik di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Amboina. Paroki ini tumbuh dari stasi kecil di wilayah Maba, melayani umat Katolik di wilayah Buli dan sekitarnya, serta didedikasikan kepada Santo Yosef.